Derasnya hujan yang terjadi di awal tahun 2020 di wilayah Jabodetabek dan Banten mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa lokasi. Banjir yang melanda mengakibatkan banyak warga yang menjadi korban, sehingga banyak di antara mereka harus mengungsi ke daerah yang lebih aman, baik ke tempat pengungsian yang sudah disediakan pemerintah, maupun ke tempat sanak saudaranya yang tidak terdampak  banjir. Kejadian tersebut banyak menimbulkan korban jiwa meninggal, disebabkan terbawa arus banjir, tersengat listrik dan sebagian ada yang tertimbun longsor.

Salah satu desa yang dilanda banjir dan longsor yang sangat parah yaitu Desa Bungurmekar, Kabupaten Lebak Banten, terdapat dua kampung yang tertimbun tanah longsor yaitu Kampung Bolang dan Kampung Susukan. Warga yang mengungsi diperkirakan sebanyak 1700 orang, dan sebagian dari mereka sebanyak 300 orang diantaranya ditampung di Posko Pengungsian Desa Bungurmekar. Kerusakan yang ditimbulkan akibat banjir dan longsor  bukan hanya banyak rumah yang tertimbun, tetapi juga banyak jembatan yang menjadi penghubung  antar kampung terputus, sehingga  menyulitkan tim penyelamat untuk menyalurkan bantuan dikarenakan tidak ada akses untuk mencapai lokasi tersebut.

Jembatan Penghubung Warga Terputus

Selain di Desa Bungurmekar Kabupaten Lebak Banten, bencana banjir juga melanda sebagian wilayah Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Menurut Puarman (Ketua KP2C), bencana  tersebut mengakibatkan sebanyak 26.240 jiwa menjadi korban yang terkena dampak banjir dan warga  yang mengungsi ke posko pengungsian diperkirakan mencapai 3.780 orang.

Dengan terjadinya rentetan bencana banjir  yang terjadi di awal tahun tersebut, dan banyaknya pengungsi dan korban jiwa yang ditimbulkan, maka PT IPC Terminal Petikemas tergerak untuk melaksanakan bhakti sosial, dalam rangka membantu meringankan kebutuhan hidup warga terdampak banjir tersebut. Bekerjasama dengan IPC Cabang Tanjung Priok beserta anak perusahaan IPC Group yang lain, IPC TPK Bersama-sama menghimpun bantuan korban Banjir dalam bentuk paket bantuan yang dikumpulkan di Posko Damkar Pelabuhan Tanjung Priok. Selain berpartisipasi pada kegiatan sosial tersebut, IPC TPK juga melaksanakan penyaluran paket bantuan secara langsung kepada korban banjir, bekerjasama dengan Serikat Pekerja SPPI II IPC TPK dan Maziska dengan tema IPC TPK Pasti Care.

Pemberian Bantuan melalui Pemadam Kebakaran Pelabuhan Tanjung Priok

Program CSR IPC TPK Pasti Care tersebut dimulai pada hari  Rabu tanggal 9 Januari 2020, dan diresmikaan langsung  oleh  Direktur Utama IPC TPK Bapak  M. Adji. Dalam kesempatan tersebut beliau berpesan didepan relawan yang berjumlah 46 orang  bahwa “Kita punya kewajiban sosial untuk memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita. Dan sebaik-baiknya orang adalah orang yang memberikan kemanfaatan untuk orang lain”.

Direktur Utama IPC TPK Memberikan Arahan Kepada Para Relawan

Dalam pelaksanaannya, kegiatan IPC TPK Peduli Banjir tersebut dipimpin oleh Bapak Sarkani (Manajer Area Tanjung Priok 2), dalam arahannya Beliau meminta semua  relawan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan diri pada saat proses penyaluran logistik maupun selama perjalanan menuju  lokasi yang terdampak banjir.

Pada penyaluran paket bantuan hari pertama dilakukan pada 2 (dua) lokasi Posko Pengungsian,  yaitu di  Posko Induk  ACT (Aksi Cepat Tanggap) di daerah Gajrug Kecamatan Cipanas Lebak, IPC TPK menyalurkan paket bantuan sebanyak 300 paket dan diterima langsung oleh Relawan ACT. Kemudian lokasi berikutnya di Posko  Bencana Banjir Desa Bungurmekar Kecamatan Sajiran Lebak, sebanyak  300 paket bantuan yang diterima langsung oleh Kepala Desa setempat sebagai penanggung jawab posko tersebut. Adapun paket bantuan yang disalurkan tersebut terdiri dari sembako, obat-obatan dan baju layak pakai.

Pemberian Bantuan melalui Posko Induk ACT Kab. Lebak, Banten
Pemberian Bantuan Secara Simbolis diberikan Kepada Kepala Desa Bungurmekar

Pelaksanaan penyaluran bantuan hari kedua, yaitu pada hari Kamis tanggal 9 Januari 2020, di Desa Bojongkulur, Kabupaten Bogor. Paket Bantuan sebanyak 300 paket  secara simbolis diserahkan oleh Bapak Sarkani sebagai pimpinan rombongan, dan diterima langsung oleh Bapak Firman Riansyah sebagai Kepala Desa Bojongkulur sekaligus penanggung jawab posko pengungsian daerah tersebut.

Penyerahan Bantuan Kepada Desa Bojongkulur

Total Paket  bantuan Program CSR yang telah disalurkan kepada korban banjir dan longsor,  selama dua hari pelaksanaan adalah sebanyak  900 paket, yang didistribusikan pada 3 lokasi posko pengungsian di daerah Lebak Banten dan Bogor, dengan jumlah relawan yang tergabung dalam tim adalah sebanyak 46 orang. Manajemen  IPC TPK  berharap dengan paket bantuan CSR tersebut  dapat meringankan beban kebutuhan para korban banjir, dan semoga bencana tersebut segera berlalu dan kehidupan masyarakat dapat kembali berlangsung normal.